Thepotomoto Photography

Persiapan Pernikahan Adat Sunda

Anda dalam waktu dekat ini akan melangsungkan pernikahan dengan adat Sunda? Tentu akan ada beberapa hal yang membutuhkan persiapan pernikahan, karena menikah dengan menggunakan adat tertentu tidak boleh sembarangan dalam melaksanakan. Harus benar-benar disiapkan dengan matang agar tidak menyalahi aturan adat istiadat.

Persiapan pernikahan setiap adat dan suku tentu berbeda-beda begitu juga dengan adat Sunda. Perlu diperhatikan adalah makna dan filosofi yang terkandung di dalam setiap prosesi pernikahan yang menggunakan adat sunda. Masyarakat kota pun tidak jarang yang menggunakan prosesi adat Sunda karena tidak ingin kebudayaan mereka hilang begitu saja.

Berbagai Macam Persiapan Pernikahan Dengan Adat Sunda

Pernikahan menggunakan adat Sunda berbeda adat Jawa. Biasanya upacara pernikahan adat sunda memiliki makna kuat dan unik. Proses pernikahan sangat humoris dan akrab sehingga nuansa khidmat dan tidak begitu mencolok. Beberapa prosesi persiapan pernikahan dengan adat Sunda biasa dilakukan satu minggu sebelum acara berlangsung.

Tiga hari sebelum pernikahan, kedua pengantin menjalani siraman dengan urutan upacara pernikahan menggunakan adat Sunda sebagai berikut :

Ngecagkeun Aisan
Dalam persiapan pernikahan menggunakan adat sunda pertama dilakukan yaitu ngecagkeun Aisan, pengantin wanita keluar kamar digendong ibunya. Sedangkan ayahnya berjalan di depan ibu dengan membawa lilin ke tempat sungkeman.

Ngaras
Pengantin perempuan mohon ijin melaksanakan pernikahan, lalu sungkem mencium kaki kedua orang tuanya. persiapan pernikahan yang satu ini mencerminkan tentang kesederhanaan dan kekeluargaan hanya menggunakan handuk dan tikar. Kemudian melakukan siraman dengan air dicampur dalam ember besar. Siraman pernikahan dengan adat Sunda pertama kali dilakukan ibu baru ayah pengantin perempuan diteruskan dengan sesepuh setempat. Setelah prosesi selesai masuk dalam prosesi pernikahan.

Akad nikah
Pada hari pernikahan dengan adat Sunda pihak pria datang ke rumah wanita dan rombongan pengiring. Ketika sampai rombongan pengantin pria akan disambut dengan mapag penganten menggunakan tarian khusus untuk menjemput pengantin dipimpin penari disebut Mang Lengser. Pengantin wanita menyambut pihak laki-laki ditandai dengan mengalungkan bunga. Kemudian melangsungkan akad nikah.

Sawer
Sawer merupakan pemberian nasehat pada pengantin setelah resmi jadi suami istri. Sawer dilakukan orang tua pengantin dengan cara duduk. Ada yang unik yaitu terdapat bokor berisi air dan uang logam, kunyit, beras kuning, serta jajan pasar. Setelah mendapat sawer uang logam lalu diperebutkan para tamu. Sehingga suasana meriah dan ceria.

Demikian beberapa persiapan pernikahan dengan adat sunda yang dilangsungkan. Terdapat kemiripan dengan adat Jawa. Hal tersebut hanya untuk menjaga budaya warisan yang penuh makna. Harapannya pernikahan dapat menjadi keluarga yang bahagia sampai tua nanti. Semua terserah pada Anda apakah ingin menggunakan budaya Sunda dalam pernikahan atau sekedar melangsungkan upacara pernikahan secara sederhana tidak menggunakan  adat Sunda seperti yang telah dijelaskan diatas.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s