Dekorasi Pernikahan Adat Jawa

Thepotomoto Photography

Budaya bangsa ini tidak akan ada habisnya bila kita telusuri setiap detail yang ada. Tidak hanya berupa kepercayaan nenek moyang tetapi masih banyak budaya yang mewarnai tata cara berkehidupan. Untuk mencegah terlupakannya suatu budaya di zaman yang serba modern ini seringkali para orang tua menjadikannya syarat ketika sang anak akan membangun keluarga dan menghasilkan keturunan selanjutnya, yaitu dalam sebuah pesta pernikahan adat yang tercermin dari upacara ritual maupun dekorasi pernikahan. Bila Anda berencana melangsungkan pernikahan adat jawa, maka ada beberapa dekorasi pernikahan yang harus Anda perhatikan :

  • Pintu Masuk

Sehari sebelum pernikahan adat jawa biasanya sudah dipasangkan bekletepe dan tarub di rumah orang tua pengantin wanita, namun untuk memperjelas tema pernikahan adat jawa biasanya dalam dekorasi pernikahan pada pintu masuk juga dipasangi gapura yang dihiasi dengan bekletepe dan tarub yang terdiri dari tanaman dan dedaunan yang memiliki arti. Tidak ketinggalan dekorasi pernikahan yang sangat khas yaitu janur kuning yang melambangkan kejayaan dan kemuliaan juga akan dipajang.

Thepotomoto Photography

  • Ruang Luas

pernikahan adat jawa membutuhkan space khusus di area pintu depan atau area lain yang dapat disesuaikan dengan dekorasi pernikahan. Mengapa membutuhkan ruang luas?  karena dalam pernikahan adat jawa terdapat beberapa upacara penting seperti balangan suruh, wiji dadi dan ritual lainnya yang harus dilaksanakan. Pada saat itu pengantin akan dikawal oleh iring-iringan keluarga sehingga dekorasi pernikahan harus menyesuaikan dengan agenda acara yang telah ada.

  • Karpet Merah

Warna karpet yang mampu memperindah dan memberi kesan dalam dekorasi pernikahan dan ternyata tidak hanya dianggap sebagai dekorasi pernikahan semata. Karpet merah akan sangat membantu pengantin pernikahan adat jawa dalam mengarahkan jalan menuju singgasana karena pada pelaksanaan pernikahan adat jawa suasana akan sangat ramai terutama oleh rangkaian upacara dan para tamu undangan yang mengelilinginya. Hal tersebut dapat mengaburkan konsentrasi pengantin terlebih apabila pengantin merasa gugup.

  • Sasana Riengga

Inilah bagian yang paling penting dari dekorasi pernikahan. Pelaminan atau dalam istilah jawa disebut sasana riengga akan menjadi tempat pengantin menghabiskan sebagian besar waktunya selama pernikahan adat jawa. Umumnya dalam dekorasi pernikahan pernikahan adat jawa akan digunakan Gebyok Jawa sebagai ciri khas, yaitu pintu ukiran jawa yang biasa menjadi latar belakang pelaminan dan menjadi pusat perhatian pesta. Ada juga jendela kayu ukir, lemari jawa dan lampu antik jawa yang mampu memberikan nuansa jawa yang kental.

Thepotomoto Photography

Empat bagian itulah yang harus Anda beri perhatian lebih dalam dekorasi pernikahan. Hal lainnya seperti penempatan hiasan, langit-langit ruangan dan catering makanan serta jajanan dalam dekorasi pernikahan untuk pernikahan adat jawa dapat disesuaikan dengan mudah dengan mengatur konsep pernikahan adat jawa Anda.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s